Saya menonaktifkan facebook sementara waktu.
saya akan tak terdeteksi untuk saat ini.
rumor mengenai facebook bisa meluluhlantakkan sebuah hubungan memang benar adanya.
tapi saya gamau.
jadi saya mundur.
kalau dia ingat. di suatu pembicaraan, bahwa dengan kondisi ini, salah satu harus sakit supaya bertahan.
dan saya sudah bersedia mengambil bagian itu.
jadi ini yang saya terima.
menahan diri dan menarik diri dari sebuah jejaring yang telah membantu saya bertahun tahun selama ini berkomunikasi dengan teman-teman dari masa lalu.
memar rasanya. lagi-lagi melihat sesuatu yang sudah jelas saya katakan tak suka berulang-ulang. kalau tidak salah ingat, pernah ada suatu janji tidak akan membuat saya bersedih seperti ini untuk alasan yang sama.
tapi maaf, saya ga lihat pembuktiannya. lihat, berbeda dengan dengar.
dia akan tau setelah membaca ini. entah kapan itu. saya gak akan bilang. saya bisa meledak mendengar sesuatu tanpa bukti di akhirnya.
asal dia tau, saya gak pernah percaya persahabatan lawan jenis.
apapun pembelaannya. gak ada perempuan di dunia ini yang ga luluh dengan kebersamaan. walaupun kadar keluluhannya bisa berbeda.
insting saya berbicara. dan ingat, dia sendiri yang pernah men-cap insting saya seperti cenayang.
sekarang terserah dia. karena seharusnya kendali di tangan dia. tangisan saya sudah tak mampu menggerakan hatinya.
gapapa. biar saya yang sakit sendiri. silakan bersenang-senang. karna itu pilihannya dan mereka. sudah jelas terbukti sejak pertama saya mengutarakan pikiran saya. bahwa omongan saya hanya sejenis angin lalu.
super sabar kan kuncinya? seseorang pernah mengatakan pada saya. jadi saya akan sabar menunggu sampai dia sadar bahwa saya serius. insecure.
for now.
let's be fool. closing my eyes and just hear what he say. let's just pretending. that I'm okay. :D :D :D
so long facebook.
till we meet again